jalan tol probolinggo besuki

Di akhir tahun 2024 jarak tempuh perjalanan Probolinggo – Besuki bakalan lebih cepat. Hal ini lantaran pemerintah menarget konstruksi jalan tol Probolinggo-Banyuwangi tahap pertama yaitu ruas Probolinggo – Besuki rampung di akhir tahun 2024.

Jalan tol Probolinggo – Banyuwangi sendiri memiliki panjang kurang lebih 175,4 km. Jalan Tol ini akan menghubungkan tiga kabupaten di daerah tapal kuda yaitu kabupaten Probolinggo, kabupaten Situbondo, serta kabupaten Banyuwangi.

Sebagai bagian dari jaringan jalan tol Trans Jawa yang saat ini sudah tersambung dari Banten Hingga Probolinggo timur. Pembangunan jalan tol Probolinggo – Banyuwangi terbagi menjadi dua tahap pembangunan.

ilustrasi jalan tol

Panjang Jalan Tol

Pembangunan jalan tol tahap I akan menghubungkan Probolinggo hingga Besuki dengan panjang 49,68 km. Sedangkan untuk pembangunan jalan tol tahap II akan menghubungkan Besuki hingga Banyuwangi dengan panjang 125,72 km.

Mengutip dari website Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pembangunan jalan tol Probolinggo – Banyuwangi tahap I dibagi menjadi 3 paket pekerjaan konstruksi.

Paket 1 menghubungkan Gending – Kraksaan dengan panjang 12,88 km. Paket 2 menghubungkan Kraksaan – Paiton dengan panjang 11,20 km. Sedangkan paket 3 menghubungkan Paiton – Besuki sepanjang 25, 60 km.

Fasilitas Jalan Tol

Nantinya, Jalan tol yang menghubungkan Probolinggo – Besuki ini akan memiliki tiga Simpang Susun (SS). Simpang Susun adalah persimpangan jalan tidak sebidang.  Adanya Simpan Susun akan memungkinkan kendaraan melakukan perpindahan dari satu jalan ke jalan lainnya tanpa harus berhenti terlebih dahulu.

Selain itu ruas jalan tol Probolinggo – Besuki juga akan dilengkapi rest area yang terletak di Sta 33+65 pada kedua arahnya. Yaitu arah menuju probolinggo dan arah menuju Besuki. Rest area berfungsi sebagai tempat istirahat pengguna jalan tol yang lelah agar kembali bugar lagi untuk melanjutkan perjalanan.

Kapan Mulai Beroperasi

Pembangunan ruas jalan tol Probolinggo – Besuki akan memakan waktu total sekitar 18 Bulan. Seperti sudah dijelaskan di atas bahwa pekerjaan konstruksi jalan tol Probolinggo – Besuki terbagi menjadi tiga paket.

Paket 1 dan 2 akan mulai secara bersamaan di bulan Februari 2023 dengan target selesai bulan Agustus 2024. Sedangkan Paket 3 akan mulai di awal bulan April 2023 dengan target selesai bulan Oktober 2024.

Jarak Tempuh Probolinggo – Besuki

Dibangun dengan spesifikasi dan kualitas terbaik berjenis perkerasan kaku, jalan tol Probolinggo – Besuki memiliki jumlah jalur 2×2 jalur. Dengan lebar jalur 3,6 meter kendaraan dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 80 – 100 km/jam.

Jika sebelumnya waktu tempuh Probolinggo – Besuki sekitar 1 jam 15 menit. Dengan kehadiran jalan tol ini, pengendara dapat memangkas waktu tempuh menjadi 30 menit saja dengan menggunakan kecepatan rata-rata 80 – 100 km/jam.

Tips Berkendara di Jalan Tol Agar Perjalanan Tetap Aman dan Lancar

tips berkendara di jalan tol

Perjalanan lewat jalan tol dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan jika dipersiapkan dengan baik dan dilaksanakan dengan hati-hati.

Dengan memahami beberapa tips penting berikut ini, Anda dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi perjalanan Anda.

Berikut adalah beberapa tips berkendara di Jalan Tol agar perjalanan Anda bisa tetap aman, lancar dan selamat sampai di tujuan.

1. Persiapan Kendaraan

Sebelum memulai perjalanan, pastikan kendaraan Anda dalam kondisi optimal. Periksa semua sistem kunci seperti rem, lampu, tekanan udara ban, dan tingkat oli mesin.

Pastikan bahwa segala perawatan rutin telah dilakukan, termasuk servis berkala dan penggantian suku cadang yang diperlukan. Sebuah kendaraan yang terawat dengan baik cenderung lebih handal selama perjalanan panjang.

2. Pemantauan Lalu Lintas

Sebelum berangkat, periksa kondisi lalu lintas menggunakan aplikasi navigasi atau situs web yang memberikan informasi pembaruan arus lalu lintas secara real-time.

Meskipun lewat jalan tol. informasi ini dapat membantu Anda merencanakan rute alternatif jika terjadi kemacetan atau gangguan lainnya.

Memahami situasi dan kondisi lalu lintas akan memungkinkan Anda membuat keputusan yang lebih baik selama perjalanan.

3. Menyiapkan Perlengkapan Darurat

perlengkapan darurat kendaraan

Persiapkan perlengkapan darurat di dalam kendaraan, termasuk dongkrak, ban cadangan, alat perbaikan sederhana, dan peralatan medis dasar.

Memiliki persediaan darurat akan memberikan rasa aman dan memberikan solusi instan jika Anda mengalami masalah teknis atau kesehatan selama perjalanan.

4. Dokumen Lengkap dan Perlengkapan Pribadi

Pastikan Anda membawa semua dokumen yang diperlukan seperti SIM, STNK, dan kartu identitas. Selain itu, bawa juga perlengkapan pribadi seperti jaket keselamatan, topi, kacamata hitam, dan obat-obatan pribadi. Semua perlengkapan ini dapat memberikan kenyamanan tambahan selama perjalanan.

5. Memilih Rute yang Tepat

Rencanakan rute perjalanan Anda mulai sebelum berangkat menuju tujuan. Pilih rute yang memiliki fasilitas layanan dan rest area dengan baik.

Jangan ragu untuk mencari tahu tentang kondisi jalan dan cuaca di sepanjang rute tersebut. Menghindari jalan yang rusak atau tertutup dapat membantu memastikan perjalanan yang lebih lancar.

6. Utamakan Keselamatan di Jalan

Berkendara dengan aman

Selalu utamakan keselamatan di jalan. Patuhi batas kecepatan yang ditetapkan dan ikuti aturan lalu lintas. Hindari mengemudi terlalu dekat dengan kendaraan di depan Anda dan berikan sinyal dengan jelas saat akan berpindah jalur.

Mematuhi etika berkendara adalah kunci untuk mencegah kecelakaan dan mempromosikan lalu lintas yang lancar.

7. Istirahat Jika Capek dan Mengantuk

Jangan mengabaikan kebutuhan istirahat Anda. Berhentilah secara teratur di tempat istirahat atau rest area untuk merilekskan otot dan meregangkan kaki.

Pergantian pengemudi jika memungkinkan dapat membantu menjaga fokus dan kewaspadaan di jalan.

8. Siapkan Alat Komunikasi Seluler

Pastikan ponsel Anda selalu dalam keadaan terisi daya. Simpan nomor darurat, nomor layanan tol dan bantuan jalan, serta kontak penting lainnya di dalam ponsel Anda.

Jangan menggunakan ponsel saat mengemudi, dan jika perlu berkomunikasi, gunakan perangkat hands-free.

9. Pantau Terus Kondisi Cuaca

Sebelum memulai perjalanan, periksa perkiraan cuaca. Kondisi cuaca yang buruk dapat mempengaruhi visibilitas dan kondisi jalan. Jika memungkinkan, tunda perjalanan jika cuaca ekstrem atau bahaya.

10. Berkomunikasi dengan Sesama Pengemudi

Selama perjalanan, berkomunikasilah dengan sesama pengemudi melalui isyarat atau lampu indikator. Ini dapat membantu dalam situasi lalu lintas yang kompleks dan memastikan bahwa semua pengemudi berada dalam pemahaman yang sama.

Penutup

Dengan bertambahnya ruas tol Probolinggo – Banyuwangi pemerintah berharap distribusi orang, barang, dan jasa dari Banten hingga Banyuwangi menjadi lancar. Serta dapat menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat Indonesia termasuk membantu mengembangkan aktivitas pariwisata di Jawa Timur dan Bali.

Semoga bermanfaat!

Arie Iswadi

Property Digital Marketer & Digital Advertiser

This Post Has One Comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.