menghitung tarif sewa rusun

Pembangunan rusun di Indonesia pembagiannya untuk berbagai golongan, seperti Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa, dan lainnya.

Ini merupakan solusi terhadap pertumbuhan penduduk perkotaan yang cepat di lahan yang terbatas. Bagi masyarakat perkotaan, tinggal di rusun dengan sistem sewa menjadi alternatif mengingat harganya yang tinggi.

Dalam sistem sewa, masyarakat memiliki kewajiban membayar biaya sewa per bulan. Namun, banyak yang belum familiar dengan model penghitungan biaya sewa rusun.

Bagaimana cara menyewa rusun?

Ikuti tips berikut untuk menyewa rusun agar bisa sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda!

tips menyewa rumah susun

Sebelum menyewa rumah susun, ada beberapa langkah penting yang sebaiknya Anda lakukan agar proses sewa dan tujuan Anda menyewa rusun berjalan lancar. Berikut adalah tujuh tips yang dapat membantu Anda sebelum menyewa rumah susun:

1) Riset Lokasi dan Lingkungan

Teliti lokasi rumah susun yang akan Anda sewa. Perhatikan aksesibilitas ke fasilitas umum, transportasi publik, sekolah, dan pusat perbelanjaan. Pastikan juga keamanan dan kondisi lingkungan sekitar.

2) Periksa Fasilitas dan Layanan yang Disediakan

Pastikan rumah susun menyediakan fasilitas dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Periksa keberadaan fasilitas seperti lift, tempat parkir, keamanan 24 jam, saluran limbah, aliran listrik, tempat ibadah dan lainnya.

3) Perbandingan Harga dan Fasilitas

Bandingkan harga sewa dengan fasilitas yang ditawarkan di berbagai rumah susun. Pastikan bahwa harga sewa sebanding dengan kualitas dan fasilitas yang diberikan. Hal ini agar Anda tidak merasa kecewa dikemudian hari karena mendapatkan harga rusun yang tidak sepadan dengan fasilitas yang tersedia.

4) Periksa Kontrak Sewa

Teliti kontrak sewa dengan cermat sebelum menandatanganinya. Pastikan Anda memahami semua ketentuan, termasuk durasi sewa, biaya tambahan, aturan penghuni, dan kondisi-kondisi lainnya. Jangan ragu untuk bertanya kepada pihak pengembang  jika ada hal yang tidak jelas dan membutuhkan penjelasn lebih lanjut.

5) Cek Kondisi Fisik Unit

Inspeksi kondisi fisik unit yang akan Anda sewa. Periksa segala sesuatu mulai dari instalasi listrik, sanitasi, hingga perabotan yang disediakan. Laporkan segala kerusakan atau kekurangan kepada pemilik atau pengelola sebelum Anda pindah.

6) Verifikasi Kebijakan Pembayaran dan Pengembalian Uang Jaminan

Pastikan Anda memahami kebijakan pembayaran sewa, termasuk tanggal jatuh tempo dan cara pembayaran. Selain itu, pastikan juga prosedur pengembalian uang jaminan dan apa saja yang dapat menyebabkan potongan dari uang jaminan tersebut.

7) Hubungi Penghuni yang Sudah Ada

Jika memungkinkan, jangan sungkan untuk berkomunikasi dengan penghuni yang sudah ada di rumah susun tersebut. Sebab mereka bisa memberikan wawasan berharga tentang pengalaman hidup di sana, keamanan, dan masalah-masalah yang mungkin muncul.

Bagaimana cara menghitung tarif sewa rumah susun?

Berikut adalah cara cepat menghitung tarif sewa rusun.

menghitung tarif sewa rumah susun

Tarif Sewa Unit Rusun Menurut Peraturan Menteri PUPR No. 7/2022

Mengutip dari halaman kompas.com Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 7 Tahun 2022. Tentang Pelaksanaan Bantuan Pembangunan Perumahan dan Penyediaan Rumah Khusus.

Di dalam Pasal 39 menjelaskan bahwa unit di dalam bangunan rusun umum, rusun negara, dan rusun khusus dikuasai melalui sistem sewa. Tarif sewa unit rusun ditetapkan oleh pengelola, sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Pasal 49.

Penghitungan dan Penerapan Biaya Sewa Unit Rusun

Proses penghitungan dan penerapan biaya sewa unit rusun menggunakan standar pada biaya pengelolaan dan struktur tarif yang sesuai dengan ketentuan. Biaya pengelolaan mencakup biaya operasional, pemeliharaan, dan perawatan yang merupakan kebutuhan nyata.

Kementerian/lembaga pemerintah daerah menetapkan pengklasifikasian struktur tarif menjadi tarif atas, tarif menengah, dan tarif bawah,  sesuai kewenangannya.

Namun, jika tarif yang ditetapkan tidak terjangkau oleh penghuni, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau pimpinan tertinggi instansi penerima bantuan dapat memberikan keringanan tarif sewa unit rusun sesuai kewenangannya.

Biaya sewa unit rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), untuk rusun umum, upah minimum provinsi dibagi 3.

Untuk tarif sewa rusun negara dan rusun khusus, penetapannya sesuai dengan kewenangan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau pimpinan tertinggi instansi penerima bantuan.

Pasal 50 telah menentukan dengan menggabungkan struktur tarif dan faktor penyesuai sewa dalam penggunaan formula. Faktor penyesuai sewa dapat berupa penambahan atau pengurangan persentase pada tarif sewa unit rusun.

Untuk menentukan struktur tarif, kita perlu menghitung nilainya terlebih dahulu. Berikut rumusnya:

  • Struktur Tarif Atas = (biaya operasional + biaya pemeliharaan) / jumlah unit Sarusun
  • Struktur Tarif Menengah = (biaya operasional atau biaya pemeliharaan) / jumlah unit Sarusun
  • Struktur Tarif Bawah = (biaya operasional atau biaya pemeliharaan) x 50 persen / jumlah unit Sarusun

Contoh Kasus

Mengutip contoh kasus dari lampiran Permen PUPR Nomor 7 Tahun 2022, terdapat sebuah rusun dengan tinggi 4 lantai yang memiliki total 60 unit.

Biaya operasional bulanan sebesar Rp 32.500.000, yang mencakup gaji staf dan keamanan, biaya listrik, serta biaya air. Selain itu, terdapat biaya pemeliharaan dan perawatan sebesar Rp 20.212.500 per bulan, yang mencakup biaya kebersihan, peralatan, dan lain sebagainya.

Berdasarkan nilai tersebut, biaya pengelolaan total adalah sebesar Rp 52.712.500. Faktor penyesuai menggunakan adalah 100 persen. Dengan menggunakan contoh tersebut, kita dapat menghitung struktur tarif yang kemudian akan mengalikan dengan faktor penyesuai.

Berikut ini adalah simulasi penghitungan struktur tarif:

  • Struktur tarif atas: (Rp 32.500.000 + Rp 20.212.500) / 60 unit = Rp 878.542
  • Struktur tarif menengah: Rp 32.500.000 (biaya operasional) / 60 unit = Rp 541.667
  • Struktur tarif bawah: Rp 32.500.000 (biaya operasional) x 50 persen / 60 unit = Rp 270.833

Dalam konteks ini, terdapat tiga jenis struktur tarif, yang menghasilkan tiga nominal biaya sewa rusun per bulan. Berikut adalah tarif sewa rusun dengan cara menghitung menggunakan masing-masing struktur tarif:

  • Tarif sewa rusun menggunakan struktur tarif atas: Rp 878.542 x 100 persen = Rp 878.542.
  • Tarif sewa rusun menggunakan struktur tarif menengah: Rp 541.667 x 100 persen = Rp 541.667.
  • Tarif sewa rusun menggunakan struktur tarif bawah: Rp 270.833 x 100 persen = Rp 270.833

Penutup

Dengan rumus perhitungan di atas, Anda dapat menentukan anggaran tarif sewa rusun sesuai kebutuhan.

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat bagi Anda, jangan lupa untuk berkunjung kembali di lain kesempatan yang Anda miliki. Salam

This Post Has One Comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.